Rabu, 22 Mei 2013

Saut Sepi Di Ufuk Barat

Kisah manusia terus terukir, terus membuat lembaran baru dalam setiap titian cerita hidup. Menghapus cerita yang usang, diganti dengan lembar baru yg siap terisi penuh dengan kejadian2 mendatang. Hingga buku itu tertutup diakhir hayat.

Begitu yang dirasakan sesorang "si X" dalam hidupnya. Kesepian yang ia lalui hari demi hari hanya berujung galau dalam setiap bait cerita. Termenung dalam sendiri memikirkan yang tak pasti. Memandang dan mendengar cerita cinta dari berbagai sumber yang seolah tak terjawab dalam kisahnya. Sungguh malang.

Hidup berjalan bertemankan mimpi2 yang selalu ia yakinni akan terjadi. Berdoa dalam setiap sujud untul menemukan sosok yang ia idamkan. "Si X" terus memamndang hari esok dengan seksama. Bersama teman ia berbagi, keluarga yang tak bersama membuat "Si X" diterjang sepi, yang tak tau kapan berakhir.

Bila malam tiba, sepi kian menghampiri. Bagai laut tanpa ombak, bagai kamboja tanpa mekarnya. Itulah yang dirasakan "Si X". Hanya bermandikan keringat dari setiap kerjaan yang dilakoni, tapi tak kunjung muncul pujaan hati yang terkasihi.Kemana harus mencari.

Kini melewati hari tanpa hati yang terisi. Hampa sudah pasti. Terlintas di sanubari. Kapan jodoh itu datang menghampiri?




Subscribe to Our Blog Updates!




Share this article!
Kembali Ke Atas
Powered By Blogger | Design by Trya Pamungkas