Jumat, 21 Juni 2013

Lemah Di Permukaan Jenuh



Kembali mencoret sebuah tulisan di blog ini, dengan tema yang mendung. Tanpa gairah, terkesan menyerah dan lemah. Gak tau juga sih kenapa aku buat tulisan ini. Lagi pengen aja. Atau emang ini cerita alami berdasarkan naluri. Ntahlah! Yang intinya aku tulis ini mengalir aja kayak aer yang ada dikali noh. -__-

Dimulai dengan kisah manusia pada umumnya, yang selalu menemui persoalan dalam perjalanan waktu selagi masih bernafas. Gak selamanya jalanan itu mulus kayak paha cherrybelle, kadang bertemu musuhlah, kesandung masalahlah, trus apa lagi ya, banyak deh pokoknya yang dihadapi dalam hidup ini. Jangan anggap hidup mewah, menjamin gak ada masalah yang datang menghampiri. Dan gak selamanya yang sederhana itu menderita. Hmmm udah ya, keluar jalur nih.



Titik Jenuh

Plak!! serasa kepala dipukul dengan aktivitas hari-hari yang dapat membuat kepala pusing, tiap hari bosan dan gak ketinggalan suntuk datang menyerang. Kamu pernah mengalaminya? aku rasanya setiap orang pasti pernah merasakan hinggap dititik jenuh. Disaat keadaan good mood menjauh, orang sekitar terasa menyebalkan, rekan baik jadi reseh kayaknya, dan apapun yang dilakuin itu terasa sia-sia. Semua ngerjainnya gak dari hati, males-malesan, dan ingin rasanya teriak yang sekencang-kencang kalo "AKU BOSAAAAAN!!!"

Jenuh itu membunuh kreatifitas, mematahkan semangat, dan mengubah good mood kebanting jadi bad mood dan juga buat orang uring-uringan. Dapat aku simpulkan, "saat orang berada di titik jenuh, maka ia akan berpikir untuk mengakhiri rutinitas yang dilakukan". Pada umumnya sih gitu.. Betulkan yaa? Yang ada menyalahkan keadaan, gak terima sama hal yang terjadi dan mesti dijalani. Memandang hidup jadi sebelah mata.

Sampai saat ini aku pribadi gak tau cara menyiasati suasana saat kita berada di titik jenuh. Ngebaliki semangat, membuat bad mood balik jadi good mood, serta menjadikan fun setiap saat. Sebagai manusia hanya bisa megucap nama sang pencipta dan mengadu padanya. Pliss bantu solusi, cari cara yang terbaik. :(


Lemah!

Lemah apa ini? banyak kala lemah itu mencuat kepermukaan, sebagai manusia yang tidak akan pernah sempurna, banyak sekali kelamahan yang ada pada diri kita. Contohnya bisa lemah fisik, kurangnya daya tahan tubuh. Lemah perasaan, gak bisa terbawa suasana, sebentar-sebentar bisanya cuma berlinang air mata atas apa yang dialami dan didengar dan ada juga lemah pikiran, kalo yang ini agak lama ya loadingnyaa.

Tapi kali ini aku ingin bercerita tentang lemah perasaan, mungkin semua pernah bertanya pada diri sendiri. "Kok aku lemah banget yah? sensitif banget, sedikit-sedikit nangis, sebentar-sebentar melow, galau dan lain sebagainnya." Ya kita gak tau apa alasannya, hanya bisa ngerasain. Apalagi udah menyinggung tentang perasaan hati terhadap lawan jenis. Siapapun itu pasti bakal sensitif. Justru keliatan banget kelemahan kita kalo udah bawa-bawa perasaan. *seketika mau nangis*

Problema cinta sangat berpengaruh dalam urusan hati, yang kangen karena LDR,  yang baru jadian terlihat berbunga-bunga, yang bertepuk sebelah tangan hanya bisa merenung, yang putus nyambung bisanya galau, dan yang patah hati nangis mulu deh jadinya. Kira-kira begitulah problema cinta yang sering terjadi.


Lemah Di Permukaan Jenuh

Hmmm kita hanya manusia biasa yang jauh dari kata sempurna kawan, jadi gak bisa yang namanya selalu enjoy, selalu fun, selalu happy dan berakhir bahagia selamanya. Dan disaat jenuh bercamur lemah, semua akan jatuh dititik 0 alias down!! Seakan dunia tak menganggap keberadaannya, semua orang menjauhinya, tanpa ada yang perduli. Arrrgghh!! DAMN!!

Kalo ada yang punya soslusi terampuh untuk ngilangi jenuh dan menjauhkan diri dari rasa lemah itu, bisa koment di bawah :(





Subscribe to Our Blog Updates!




Share this article!
Kembali Ke Atas
Powered By Blogger | Design by Trya Pamungkas