Rabu, 03 Juli 2013

Ceritaa Lalu



Dalam cerita ku bersendu
Dalam cerita ku mengadu
Dalam cerita pun ku merindu
Ceritamu ingin kumiliki
Ceritaku tak kau anggap sama sekali

Kaktus kering tetaplah tajam
Begitupun hatiku
Namun tak sedikit pun air kau siram demi langsung sebuah kehidupan
Meronta haus dalam tetesan air mata
Sungguh sedih naskah tuhan dikala itu

Ingin kutulis cerita yang panjang
Melalui setiap langkah kita
Namun semua terasa sia-sia
Saat kau beri simpang dalam ceritanya

Hancur, remuk, dan berantakan
Bagai kaca yang jatuh di sengaja
Tiap kali kuharus mengingat semua
Tapi kusadar, jika kau lebih bahagia bersamanya




Subscribe to Our Blog Updates!




Share this article!
Kembali Ke Atas
Powered By Blogger | Design by Trya Pamungkas